Banyumas – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk menekan angka putus sekolah, Harapan Mulia membuka pendaftaran Program Sekolah Gratis Masuk SMP bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan SMP Muhammadiyah Kembaran, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi setiap anak.
Program ini ditujukan untuk membantu anak-anak yang mengalami kendala ekonomi sehingga terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan untuk tetap bersekolah dan meraih masa depan yang lebih baik.
Pimpinan Harapan Mulia, Eko Widianto, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak dan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan biaya.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi atas permasalahan putus sekolah. Melalui kerja sama dengan SMP Muhammadiyah Kembaran, kami berharap semakin banyak anak-anak yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di SMP, peserta program juga akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan sesuai dengan ketentuan program yang berlaku.
Harapan Mulia mengajak masyarakat, para donatur, dunia usaha, dan berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung gerakan penyelamatan pendidikan anak Indonesia. Dukungan dari masyarakat akan menjadi investasi besar dalam menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
Bagi orang tua atau wali yang ingin mendaftarkan putra-putrinya dalam Program Sekolah Gratis Masuk SMP, dapat menghubungi Harapan Mulia melalui layanan informasi dan pendaftaran yang telah disediakan.
Tentang Harapan Mulia
Harapan Mulia merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pengasuhan anak, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kemanusiaan. Melalui berbagai program sosial dan pendidikan, Harapan Mulia terus berkomitmen menghadirkan harapan bagi anak-anak yatim, dhuafa, dan keluarga prasejahtera agar memperoleh kesempatan hidup dan pendidikan yang lebih baik.


